Huawei bakal Nonaktifkan Jalan Masuk Bootloader supaya Tidak Dapat Di-root

Salah-satu alasan untuk mereka yang menyenangi oprak-oprek tampilan UI atau sekedar memasang aplikasi yang tidak legal ialah memiliki perangkat yang mudah untuk di-root. Ini berarti perangkat tersebut sepatutnya punya jalan masuk ke bootloader. Nah, lazimnya beberapa pabrikan mempermudah user memberikan jalan masuk bootloader tersebut. Sayangnya untuk perangkat Huawei nantinya tidak bakal lagi disediakan akses masuk ke bootloader.

Alasan yang diberi tahu Huawei memang cukup pas, sebab umumnya perangkat yang telah di-root bakal rentan dimasuki oleh aplikasi-aplikasi yang merugikan. Selain itu banyak situasi sulit yang dikarenakan imbas ROM flashing. Cek info perihal https://veflash.com/.

Huawei dikala ini masih membuka kans melakukan unlock bootloader hingga 60 hari ke depan. Melainkan segala smartphone baru di bawah merek Huawei dan Honor yang dirilis setelah 24 Mei tidak akan menerima jalan masuk bootloader sama sekali.

Pernyataan resmi Huawei :
"Untuk memberikan pengalaman user terbaik serta mencegah pengguna mengalami situasi sulit yang mungkin muncul dari flash ROM, termasuk kegagalan metode, gagap, kinerja baterai yang memburuk, serta risiko data dimasuki, Huawei bakal stop menyediakan kode pembukaan kunci bootloader untuk perangkat yang diluncurkan sesudah 25 Mei 2018. Untuk perangkat yang diluncurkan sebelum tanggal yang disebutkan di atas, penghentian layanan aplikasi kode bootloader bakal berlaku 60 hari sesudah pengumuman hari ini. Ke depan, Huawei tetap bersepakat untuk memberikan layanan dan pengalaman berkwalitas terhadap pelanggannya. beri atas dukungan Anda yang berkelanjutan."

Huawei Technologies percaya diri mereka dapat menjadi merk ponsel terlaris tahun ini sedangkan mereka ditolak di Amerika Serikat dan sejumlah negara lainnya menampilkan petunjuk-pertanda negatif.

Pandangan Huawei bertolak belakang dengan keadaan para raksasa telepon pintar dunia, Samsung serta Apple, yang penjualannya melemah di China. Permintaan ponsel di pasar besar dunia melemah selama beberapa waktu baru-baru ini.